Kabupaten Ciamis,- Www.tabloidfbi.com,- Tanggal 24 juni sampai tangal 30 Juli 2025 merupakan hari dimana 10 usulan Perda akan dilakukan pengkajian, pemerhati kebijakan pemerintah sekaligus tokoh masyarakat Ciamis H. Dedi Setiabudi SH berharap Perda tersebut bisa diimpelmentasikan secara transparan dan sesuai dengan aturan untuk peningkatan PAD. Rabu 25/6/2025
H. Dedi Setiabudi SH mengatakan, usulan untuk pembuatan peraturan daerah atau Perda sudah jelas menggunakan anggaran negara, sehingga menjadi sangat krusial untuk saat ini ketika pembuatan Perda tersebut tidak mampu diimpelmentasikan secara benar dan transparan untuk meningkatkan PAD Kabupaten Ciamis.
“Jangan hanya buang-buang uang saja dengan membuat Perda, kalau Perda tersebut tidak mampu diimpelemantasikan tekhnis nya untuk meningkatkan PAD Ciamis,” ucapnya.
Dedi menambahkan, 10 Perda yang sedang dilakukan pengkajian ini sangat bagus jika diimpelmentasikan dengan baik, tidak hanya sekedar mebuat aturan payung hukum yang kuat saja tetapi jika dikembangkan dengan baik dari beberapa Perda tersebut bisa meningkatkan PAD Ciamis khusunya di pariwisata melalui penataan dan pengembangan ekonomi kreatif.
“Membuat Perda itu jangan hanya asal buat, tetapi harus ditaati dan diikuti aturan nya, jangan seperti Perda Nomor 2 tahun 2024 tentang LP2B yang diduga dilanggar saat pelaksanaanya, sehingga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dikatakan Dedi, dengan adanya pembuatan Perda tersebut diharapkan setiap OPD terkait bisa berinovasi dan berkreasi sesuai aturan yang tertuang dalam Perda tersebut yang bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bisa meningkatakan pendapatan daerah, sehingga melalui Perda tersebut nanti kepentingan masyarakat dan kepentingan pemerintahan bisa didapatkan.
“Melalui penataan dan pengembangan ekonomi kreatif yang berintegrasi sangat berpotensi untuk membuka wisata baru di Ciamis untuk menunjang obyek wisata yang sudah ada, baik itu wisata religi, budaya maupun wisata alam, salah satu contoh dengan adanya jalur wisata jeep adventure seperti hal nya yang ada di kabupaten Tasikmalaya,” paparnya.
“Melalaui jalur jeep adventure wisatawan bisa menikmati perjalanan extreem dengan keamanan terjamin, dan para pengunjung wisata Ciamis, disamping menikmati wisata budaya dan wisata alamnya bisa menikmati juga suasana perjalanan adventure yang menantang tetapi mengasyikan, dan itu sangat bisa dilaksanakan oleh para pelaku wisata yang ada di kabupaten Ciamis,” jelasnya.
“Dengan potensi wisata yang sudah ada di Ciamis dan potensi alam yang mendukung jaur jeep adventure bisa dibuka untuk menunjang obyek wisata yang sudah ada, sehingga potensi untuk peningkatan PAD kabupaten Ciamis bisa lebih besar,” tukasnya.( taufik )


