Warga Dua Desa Kadakajaya dan Cijambu Bahu Membahu Perbaiki Akses Jalan yang Terdampak Longsor
Sumedang, FBI – Longsor yang terjadi di akses jalan Tanjungsari–Cijambu, tepatnya di Dusun Cijambu, Desa Kadakajaya, menjadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Tanjungsari. Titik longsor tersebut dikhawatirkan dapat memutus akses penghubung lima desa jika tidak segera ditangani.
Khawatir akan hal tersebut, warga dari Dua Desa Kadakajaya dan Cijambu bergerak cepat dengan melakukan gotong royong untuk memperbaiki jalur yang terdampak longsor.
Turut hadir memimpin jalannya gotong royong, Agus Turas, ST.MM, selaku Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tanjungsari, serta Beni Subarkah, S.Sos, Kepala Seksi Trantib Kecamatan Tanjungsari. Keduanya terlihat aktif memberikan arahan kepada warga yang sedang melakukan penanganan awal.
Dari BPBD Kabupaten Sumedang, hadir pula Andri beserta tim yang memantau langsung kondisi lapangan serta melakukan asesmen terhadap potensi risiko susulan.
Agus Turas dalam keterangannya kepada awak media menuturkan bahwa upaya antisipatif dilakukan untuk mencegah longsor semakin meluas dan mengancam keselamatan warga.
> “Antisipasi dilakukan untuk mencegah longsor yang tidak diharapkan dan membahayakan warga sekitar. Kami juga sudah mengajukan bantuan dalam perubahan anggaran Cijambu–Ciherang, serta berkoordinasi dengan UPT PU Wilayah Tanjungsari,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Sumedang, Andri, menyampaikan bahwa hasil asesmen akan segera dilaporkan kepada pimpinan sebagai dasar pengambilan keputusan.
> “Setelah asesmen, hasilnya akan disampaikan ke pimpinan. Selanjutnya pimpinan akan menentukan kebijakan dan merekomendasikan dinas terkait agar penanganan bisa segera dilakukan,” ungkapnya.
Masyarakat dua desa berharap agar penanganan segera dilakukan, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama menuju objek wisata Kampoeng Ciherang. Kondisi jalan yang rawan longsor dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan atau dampak yang lebih besar jika tidak segera diperbaiki.
Oesep Sarwat





