Bandung — Di tengah melemahnya daya beli masyarakat dan meningkatnya kebutuhan ekonomi, PT Pegadaian terus berupaya hadir sebagai solusi layanan keuangan yang mudah, aman, dan terpercaya bagi masyarakat. Melalui berbagai program unggulan, Pegadaian mendorong literasi investasi emas sebagai pilihan aman menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Kepala Pimpinan Cabang Pegadaian Bandung, Tri Mulyanah, menyampaikan bahwa tren kebutuhan pembiayaan masyarakat tahun ini didominasi untuk biaya pendidikan. Layanan gadai menjadi pilihan tertinggi dibandingkan produk lainnya.
> “Tahun ini animo masyarakat paling tinggi pada layanan gadai, terutama terkait kebutuhan biaya sekolah dan kuliah,” ungkap Tri Mulyanah saat ditemui Tim Redaksi di Kantor Pegadaian Bandung.
Selain layanan gadai, produk cicil emas tercatat menjadi pilihan kedua yang paling banyak diminati. Menurut Tri, kondisi ekonomi global yang belum stabil mendorong masyarakat mulai memilih instrumen emas sebagai aset investasi yang lebih aman.
Tri menyebut, setelah diluncurkannya program Bank Emas oleh Presiden Prabowo Subianto, kesadaran masyarakat terhadap instrumen emas meningkat signifikan.
> “Saat ini sudah tercatat 600 gram emas dalam Deposito Emas dan 7 kilogram emas melalui program cicil emas di cabang Bandung,” jelasnya.
Hingga saat ini, total nasabah emas telah mencapai 2.000 orang, sementara nasabah gadai berada pada angka 3.000 orang dengan pencairan kredit mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 20 juta.
Tri menyampaikan bahwa masyarakat kini lebih memilih menggadaikan emas dibanding menjualnya agar aset tetap aman namun kebutuhan tetap terpenuhi.
Terkait semakin banyaknya lembaga gadai swasta bermunculan, Tri mengakui adanya persaingan, namun menegaskan bahwa Pegadaian masih menjadi pemimpin pasar dalam kategori produk emas.
> “Untuk produk emas Pegadaian masih unggul. Hanya produk elektronik yang sedikit terkoreksi karena kompetitor,” ujarnya.
Untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, Pegadaian kini menerapkan konsep layanan Customer Service Fashion serta akses Digital Service, memudahkan nasabah melakukan transaksi tanpa harus datang langsung ke kantor Pegadaian.
Pegadaian juga menyediakan ruang layanan prioritas bagi nasabah dengan transaksi di atas Rp 20 juta, sebagai bentuk kenyamanan dan penghargaan terhadap pelanggan loyal.
Sementara itu, Dede Kurniawan, Pemimpin Wilayah X Jawa Barat PT Pegadaian, menegaskan bahwa rangkaian program Pegadaian bertujuan membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat.
> “Program apresiasi ini bagian dari upaya meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperkuat citra Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat,” terangnya.
Dengan membawa semangat “MengEMASkan Indonesia”, Pegadaian terus berkomitmen hadir sebagai solusi inklusi keuangan yang legal, aman, dan jauh dari risiko jeratan pinjaman ilegal. Red


