Sabtu, Mei 23, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARCiamisWarga Kecamatan Cisaga Kecewa, Program Bantuan Sosial KRS Tak Kunjung Tiba.

Warga Kecamatan Cisaga Kecewa, Program Bantuan Sosial KRS Tak Kunjung Tiba.

Kabupaten Ciamis,- Www.tabloidfbi.com,- Warga Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang masuk dalam program Keluarga Risiko Stunting (KRS) mengalami kekecewaan saat bantuan yang dijanjikan oleh pemerintah belum juga tiba.

Pada Senin, 22 April 2024, warga tersebut datang ke Kantor Kecamatan Cisaga sesuai dengan undangan yang diterima pada pukul 08.45 WIB, namun hingga berita ini diturunkan, mereka belum menerima bantuan yang dijanjikan.

Elin, salah satu warga penerima bantuan KRS, menyatakan bahwa meskipun sudah menunggu sejak pagi sesuai dengan jadwal yang tertera dalam undangan, namun barang bantuan tersebut tak kunjung datang. Bahkan, para warga disuruh pulang oleh petugas kecamatan dengan alasan bantuan belum tiba.

“Malah disuruh pulang dulu. Tidak tahu datangnya kapan, sekarang disuruh tandatangan terlebih dahulu jadi nanti tinggal ambil (bantuannya),” ungkap Elin.

Wanto, warga lainnya, juga merasakan hal yang sama. Meskipun datang tepat waktu, bantuan yang dijanjikan belum diterima hingga saat ini.

“Katanya daging masih dijalan dalam perjalanan dari Kuningan, yang dijanjikan ayam 1 kilogram, telur 1 kilogram. Biasanya pembagian di Kantor Pos tapi sekarang di Kecamatan dan itu kalau tidak salah pembagian ketiga,” jelasnya.

Ketua Kordinator Bansos KRS Kabupaten Ciamis, Indra Maulana, melalui pesan suara pada WhatsApp yang beredar menyampaikan bahwa, pihaknya telah menerima informasi terkait keterlambatan bantuan disebabkan oleh armada yang terlambat serta calon penerima bantuan yang telah berdatangan dan menerima sejak pagi.

“Hasil koordinasi diberitahukan bahwa kalau mau nunggu atau pulang dulu boleh, kalau pulang dulu nanti dikabari sampai dipastikan barangnya sudah ada,” katanya.

Ia menghimbau kepada semua pihak termasuk PKH dan pihak Kecamatan untuk memberikan pengumuman kepada warga terkait keterlambatan ini melalui Pemerintah Desa.

“Saya juga akan minta bantu ke teman-teman PKH. Kemudian yang dilokasi itu, teman-teman nanti bisa koordinasi dengan korcam atau pendaping pkh untuk air minum dan snack sebagai kompensasi kepada para calon penerima bantuan,” ujarnya.

Humas PT BGR Logistik Indonesia, Fidelia, selaku penyalur bantuan telah mengonfirmasi dan memohon maaf terkait adanya kendala dalam pengiriman bantuan sosial KRS di Kecamatan Cisaga.

“Mengenai perihal ini kami sudah konfirmasi dengan tim di lapangan bahwa ada kendala dalam pengiriman. Kami sudah menghubungi pihak kecamatan dan memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tulisnya dalam pesan singkat WhatsApp.

Selanjutnya, pihaknya akan mengeluarkan pernyataan resmi terkait kendala tersebut.

Kekecewaan warga Kecamatan Cisaga menggambarkan tidak sigapan dari pihak PKH, Kecamatan maupun perusahaan penyalur bantuan.

Sementara itu, dalam aturan Dirjend perlindungan dan jaminan sosial, larangan kode etik SDM PKH pada pasal 10 huruf O menyatakan, melakukan pekerjaan lain di lingkungan kementerian sosial atau di luar lingkungan kementerian sosial tanpa persetujuan secara tertulis dari direktur yang menangani pelaksanaan PKH.( red )

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments