MI Al Ghozali Lumajang Tekankan Pendidikan Anak Dimulai dari Ruang Kreatif Sederhana
Lumajang FBI.www.tabloidfbi.com – Pendidikan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga dari ruang-ruang kecil yang memberi anak kesempatan untuk berekspresi dan berkembang.
Hal ini menjadi semangat MI Al Ghozali Lumajang dalam kegiatan lomba mewarnai tingkat TK dan RA se-Kabupaten Lumajang dalam rangka Hardiknas 2026.
Kegiatan yang dibahas dalam talkshow Jelita di LPPL Radio Suara Lumajang, Rabu (29/4/2026), ini tidak hanya berfokus pada lomba, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang memberi kebebasan anak untuk berkreasi sejak usia dini.
Vice Principal MI Al Ghozali, Shofiyah Salsabila, mengatakan bahwa pendidikan anak usia dini harus memberikan ruang bagi anak untuk berkembang secara alami tanpa tekanan berlebihan.
“Pendidikan yang baik adalah yang memberi ruang anak untuk berkreasi dan mengekspresikan diri. Dari proses sederhana seperti ini, karakter dan kepercayaan diri anak mulai terbentuk,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan seperti lomba mewarnai menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menyenangkan sekaligus edukatif, karena anak dapat belajar mengenal warna, imajinasi, dan keberanian mencoba hal baru.
Sementara itu, Panitia lomba, Mochammad Wahyudi, menjelaskan bahwa peserta akan mewarnai gambar yang telah disiapkan panitia dengan durasi sekitar dua jam. Konsep ini dibuat agar anak fokus pada kreativitas dan proses, bukan hanya hasil akhir.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberi ruang bagi anak untuk berkreasi sesuai imajinasinya,” jelasnya.
Lomba akan digelar pada 2 Mei 2026 dan diikuti oleh peserta TK dan RA se-Kabupaten Lumajang. Selain sebagai ajang kreativitas, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan pemahaman bahwa pendidikan anak usia dini perlu berorientasi pada pengalaman belajar yang menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, MI Al Ghozali Lumajang menegaskan bahwa pendidikan yang baik dimulai dari hal sederhana yang memberi anak kebebasan untuk tumbuh, berekspresi, dan berkembang secara optimal sejak dini. (Den)


