Jumat, April 17, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARSumedangRawan Longsor Tebing Tua Di Puskopad Tanjungsari Terancam Ambrol, Warga Bergerak Cepat...

Rawan Longsor Tebing Tua Di Puskopad Tanjungsari Terancam Ambrol, Warga Bergerak Cepat Antisipasi Bencana Susulan

Rawan Longsor! Tebing Tua di Puskopad Tanjungsari Terancam Ambrol, Warga Bergerak Cepat Antisipasi Bencana Susulan

Sumedang FBI .www.tabloidfbi.com  – Jumat 17/4/2026 Kondisi rawan longsor mengancam lingkungan Perumahan Puskopad, Desa Gunungmanik, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Meningkatnya curah hujan yang kerap terjadi pada malam hari memicu kekhawatiran warga terhadap potensi longsor susulan, terutama di wilayah yang dikelilingi tebing (PTT) dengan konstruksi grojong batu yang telah berusia puluhan tahun.

Di wilayah RT 03/04, longsor terjadi pada malam hari dan menyebabkan kerusakan cukup serius. Bahkan, dampaknya memaksa pos siskamling setempat harus dipindahkan karena berada di area terdampak.

Menanggapi kondisi tersebut, warga bersama Ketua RW 04, M. Wahid Nuryanto, serta para Ketua RT di lingkungan RW 04 bergerak cepat melakukan kerja bakti. Mereka melakukan pemagaran di titik longsor guna mengantisipasi bahaya lebih lanjut.

Pemagaran dilakukan di sepanjang kurang lebih 20 meter area retakan tanah, dengan kondisi tebing yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter. Jarak longsoran dengan jalan utama warga hanya sekitar 1 meter, sehingga sangat berisiko bagi aktivitas masyarakat, termasuk akses utama warga dan jalur kegiatan sehari-hari.

“Kami berinisiatif melakukan pemagaran untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat kondisi tanah masih labil dan curah hujan masih tinggi, terutama pada malam hari,” ujar salah satu warga di lokasi.

Kerja bakti berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Warga tampak antusias dan kompak dalam upaya mitigasi bencana secara swadaya. Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari tokoh lingkungan, termasuk kehadiran Kadus 2 Desa Gunungmanik.

Berdasarkan pantauan Media Tabloid FBI, pelaksanaan kerja bakti berjalan lancar, aman, dan terkendali. Namun demikian, warga dan pengurus lingkungan berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait.

Mereka meminta dukungan dan bantuan, baik dari pemerintah daerah maupun instansi terkait, untuk penanganan lebih lanjut serta langkah antisipasi guna mencegah terjadinya longsor susulan.

Menghadapi kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan intensitas hujan yang tinggi, kewaspadaan menjadi hal utama. Warga berharap upaya yang telah dilakukan dapat menjadi langkah awal dalam menghindari potensi bencana yang lebih besar di kemudian hari.

Penulis / editor :

H.Nono Mujianto

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments