Kabupaten Ciamis,- Www.tabloidfbi.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam merancang pembangunan yang terarah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 yang digelar di Aula Adipati Angganaya, Bapperida Ciamis, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana pembangunan dengan kondisi riil daerah, sekaligus memastikan keterlibatan berbagai pihak dalam proses perencanaan.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam sambutannya mengawali dengan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta permohonan maaf kepada seluruh peserta.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah memberikan pandangan konstruktif bagi kemajuan daerah.
Herdiat menekankan bahwa Musrenbang harus menghasilkan kebijakan yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia mengingatkan agar forum ini tidak hanya menjadi agenda rutin tanpa hasil nyata.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah yang terbatas justru harus mendorong kreativitas dan kolaborasi.
Ia mencontohkan bagaimana program bantuan rumah tidak layak huni mampu berkembang jauh lebih besar berkat partisipasi masyarakat.
“Dari bantuan Rp27 juta, bisa terbangun rumah senilai hingga Rp100 juta. Ini bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Ciamis,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini berada di kisaran Rp374 miliar.
Namun, sebagian besar anggaran telah dialokasikan untuk kebutuhan operasional, termasuk layanan kesehatan dan penerangan jalan, sehingga ruang fiskal yang tersedia relatif terbatas.
Meski begitu, capaian pembangunan tetap menunjukkan hasil positif. Infrastruktur jalan, misalnya, telah mencapai tingkat kemantapan hingga 90 persen.
Selain itu, dukungan dari sektor keagamaan melalui Baznas turut memperkuat pembiayaan pembangunan di luar APBD.
Tidak hanya pembangunan fisik, Herdiat juga menaruh perhatian pada aspek sosial.
Ia menyoroti meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang memerlukan penanganan serius dan kolaboratif.
“Masalah ini harus kita tangani bersama, melibatkan semua elemen masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, menyoroti tantangan fiskal yang dihadapi daerah.
Ia menyebutkan bahwa penurunan transfer dari pemerintah pusat membuat ruang gerak anggaran semakin terbatas.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menetapkan prioritas pembangunan secara tepat dan strategis, agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi secara optimal.
Musrenbang tahun ini juga diwarnai dengan Deklarasi Suara Anak Kabupaten Ciamis Tahun 2026.
Dalam deklarasi tersebut, anak-anak menyuarakan harapan akan lingkungan yang lebih aman, perlindungan yang lebih kuat, serta pencegahan perkawinan usia dini.
Selain itu, perhatian terhadap dampak negatif konten digital, penguatan peran keluarga, serta penyediaan fasilitas ramah anak dan disabilitas turut menjadi bagian dari komitmen bersama.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap arah pembangunan ke depan semakin terfokus, realistis, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. ( taufik )


