Tradisi Nyekar Saat Lebaran Bentuk Penghormatan Kepada Leluhur Yang Sudah Meninggal Dunia
Sumedang,
Www.tabloidfbi.com,- Senin 31 /3/2025, Nyekar adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, khususnya saat Lebaran, untuk mengunjungi dan membersihkan makam leluhur dan keluarga yang telah meninggal.
CEO media tabloid fbi N. Mujianto mengatakan, Nyekar memiliki akar tradisi Jawa kuno, yang percaya bahwa arwah leluhur dan keluarga yang telah meninggal masih memiliki pengaruh terhadap kehidupan orang yang masih hidup. Senin 31/3/2025

“Nyekar merupakan cara untuk menghormati dan mengingat jasa leluhur dan keluarga yang telah meninggal, Nyekar juga dilakukan dengan membersihkan makam leluhur dan keluarga yang telah meninggal, sebagai simbol penghormatan dan pengingat,” ungkapnya.
Mujianto menambahkan, saat Lebaran umat Islam percaya bahwa arwah leluhur dan keluarga yang telah meninggal akan kembali ke alam barzakh untuk menerima pengampunan dari Allah SWT, sehingga Nyekar saat Lebaran merupakan cara untuk mengingat jasa leluhur dan keluarga yang telah meninggal, serta menghormati mereka yang telah berjasa dalam kehidupan kita.
“Tradisi Nyekar saat Lebaran biasanya dengan mengunjungi makam keluarga dan kerabat, mengunjungi makam leluhur dan keluarga yang telah meninggal, makamnya dibersihkan dan dirapikan serta membacakan do’a-do’a untuk menghormati arwah leluhur dan keluarga yang telah meninggal, juga dengan membawa sesajen seperti bunga dan air, dibawa untuk ditabur dan disiramkan di atas permukaan makam leluhur dan keluarga yang telah meninggal,” jelasnya.
“Dengan demikian, nyekar saat Lebaran merupakan tradisi yang penting bagi masyarakat Jawa, sebagai cara untuk menghormati dan mengingat jasa leluhur dan keluarga yang telah meninggal,” tukasnya. ( Dhafa NB )




