Sabtu, September 26, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARAkmil Go Internasional, Membuka Cakrawala Taruna ke Dunia

Akmil Go Internasional, Membuka Cakrawala Taruna ke Dunia

Akmil Go Internasional, Membuka Cakrawala Taruna ke Dunia

“When you want to see the world, then you join the military academy.”

Jakarta FBI.www.tabloidfbi.com  — TNI AD Fair 2026 menjadi ruang bagi TNI Angkatan Darat untuk memperkenalkan peran, kemampuan, inovasi dan kontribusinya kepada masyarakat. Dalam gelaran pada 19–20 September 2026 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Akademi Militer (Akmil) turut hadir dengan mengangkat tema “Akmil Go Internasional”.

Melalui tema tersebut, Akmil menunjukkan bahwa pendidikan calon perwira TNI AD tidak hanya berlangsung di lingkungan akademi, tetapi juga membuka wawasan melalui pengalaman, pertukaran pendidikan dan interaksi dengan lingkungan militer internasional.

Materi pameran disajikan melalui foto, dokumentasi dan tayangan audio visual mengenai program pertukaran Taruna dengan akademi militer luar negeri, kunjungan ke berbagai negara, serta kiprah Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) Akmil di tingkat internasional.

Keikutsertaan Akmil berada di bawah tanggung jawab Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar, dengan Kolonel Arm Yuwono selaku koordinator pelaksanaan Stan Akmil. Materi pameran dipandu langsung oleh Taruna Akmil yang mengenakan seragam United States Military Academy (USMA) dan pakaian Royal Military College (RMC).

Kehadiran Taruna sebagai pemandu menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dan memperoleh penjelasan mengenai pengalaman pendidikan, program pertukaran serta kehidupan Taruna di lingkungan akademi militer luar negeri. Antusiasme terutama terlihat dari kalangan generasi muda yang aktif bertanya mengenai pengalaman belajar dan berinteraksi dengan Taruna dari negara lain.

Memperluas Cakrawala Tanpa Kehilangan Jati Diri

Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar menyampaikan bahwa Akmil Go Internasional merupakan bagian dari upaya memberikan pengalaman dan wawasan global kepada Taruna.

Menurutnya, interaksi dengan akademi militer dan lingkungan pendidikan negara lain memberikan kesempatan bagi Taruna untuk mengenal sistem pendidikan, budaya, tradisi dan perkembangan profesionalisme militer.

“Akmil Go Internasional merupakan bagian dari upaya menyiapkan Taruna agar memiliki wawasan global, kemampuan beradaptasi dan pengalaman berinteraksi dengan lingkungan internasional. Belajar ke luar negeri bukan berarti meninggalkan jati diri, tetapi memperluas cara pandang. Taruna harus mampu mengambil nilai-nilai positif dari setiap pengalaman, membangun jejaring, memahami perbedaan, serta tetap teguh pada jati diri sebagai prajurit dan putra bangsa Indonesia untuk kemudian mengabdikan pengetahuan dan pengalamannya bagi TNI, bangsa dan negara.”

GSCL Membawa Tradisi Indonesia ke Dunia

Semangat Akmil Go Internasional juga ditampilkan melalui kiprah Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) Akmil dalam berbagai kegiatan di luar negeri.

Dokumentasi penampilan GSCL memperlihatkan perpaduan disiplin, keterampilan, seni dan tradisi militer Indonesia. Kehadirannya dalam berbagai agenda internasional turut memperkenalkan identitas dan budaya Indonesia sekaligus membawa nama Akmil dalam pergaulan internasional.

Dikunjungi Pimpinan TNI dan Pejabat

Stan Akmil juga mendapat kunjungan Panglima TNI beserta Pejabat Utama Mabes TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) beserta Pejabat Utama Mabesad, serta sejumlah pejabat militer dan sipil.

Dalam kunjungan tersebut disampaikan berbagai materi mengenai program pertukaran pendidikan, kegiatan internasional Taruna dan kiprah GSCL Akmil.

Membuka Dunia, Menjaga Jati Diri

Melalui Akmil Go Internasional, Akmil memberikan gambaran bahwa pengalaman internasional menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memperluas perspektif, membangun jejaring dan meningkatkan kemampuan beradaptasi Taruna.

Pesan “When you want to see the world, then you join the military academy” menjadi gambaran semangat pameran: membuka cakrawala Taruna seluas dunia, memperkaya pengalaman melalui pembelajaran, dan tetap membawa jati diri Indonesia dalam setiap langkah pengabdian. ( RED-FBI)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments