Diskusi Kelompok Terpumpun Pemaparan Hasil Pemetaan Desa Kreatif Nanggerang
Majalengka FBI. www..fokusberitaindonesia.com – Kegiatan yang berlangsung di Galeri anyaman bambu desa Nanggerang pada 20 Agustus 2024 bertujuan untuk untuk memberikan pemahaman sekaligus sebagai strategi dan ruang diskusi bagi para stakeholder di Desa Nanggerang untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) melalui peningkatan investasi yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam acara tersebut ,Pelaku Ekonomi kreatif, Bpd, Rt/ Rw, Perangkat Desa, Camat, Pendamping Desa, Kepala Dinas Parbud Majalengka,cKetua Ekraf Majalengka ( Tarsono ,), Disparbud propinsi ( Mewakili ).
“Kegiatan ini dapat membantu pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengembangan dalam merencanakan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara mandiri dari hasil pemetaan. Pemetaan riil tentang potensi peluang, kendala dan prospek usaha berbasis partisipasi masyarakat diperlukan untuk menunjang pengembangan usaha kreatif desa yang maju dan mandiri.”
Dalam sambutanya Camat Leuwimunding menyampaikan bahwa dengan memanfaatkan teknologi dan informasi, pelaku ekonomi kreatif dituntut adaptif dalam mengembangkan dan menyalurkan karya-karyanya melalui pemanfaatan teknologi dan informasi dengan sikap adaptif terhadap perubahan dengan memanfaatkan teknologi dan informasi akan memegang peranan penting bagi masa depan ekonomi kreatif.
Ketua Ekraf Majalengka, Tarsono mengatakan dengan ekonomi kreatif harus berkolaborasi karena merupakan salah satu cara paling populer untuk saat ini. Karena dalam skema kolaborasi, antar pelaku ekonomi kreatif dapat berbagi ide dan sumber daya yang dimiliki, dengan tujuan memperkuat karya dan kreativitas masing-masing.
” Hasil dari Diskusi Kelompok Terpumpun Pemaparan Hasil Pemetaan Desa Kreatif Nanggerang bertujuan untuk kegiatan pengabdian masyarakat kemitraan, untuk memetakan usaha-usaha kreatif yang berasal gagasan kreatif masyarakat desa Nanggerang dengan mengidentifikasi peluang usaha, kendala dan permasalahan serta prospek untuk pengembangan usaha ke depan.” Ujar Kepala Dinas Parbud Majalengka.
Akhir acara diskusi, camat leuwimunding berharap bahwa Kompetensi dan keterampilan pelaku ekonomi kreatif harus terus diasah, ekonomi kreatif memiliki masa depan yang sangat cerah karena kreativitas menjadi salah satu skill yang paling dibutuhkan pada pekerjaan masa depan. Dan Camat Leuwimunding mengucapkan terimakasih kepada Direktorat kuliner Kriya Desain dan Fersyen, Deputi bidang ekonomi digital dan produk kreatif, kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif/Badan Pariwisata dan ekonomi kreatif.
- (Eli Nursari/Kabiro)


