Kamis, November 5, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARSumedangJELANG PEMILIHAN KETUA PWI SUMEDANG MEMANAS! AZIS ABDULLAH DISEBUT-SEBUT DALAM PETA PERSAINGAN,...

JELANG PEMILIHAN KETUA PWI SUMEDANG MEMANAS! AZIS ABDULLAH DISEBUT-SEBUT DALAM PETA PERSAINGAN, 20 SUARA JADI PENENTU

JELANG PEMILIHAN KETUA PWI SUMEDANG MEMANAS! AZIS ABDULLAH DISEBUT-SEBUT DALAM PETA PERSAINGAN, 20 SUARA JADI PENENTU

SUMEDANG – TABLOID FOKUS BERITA INDONESIA (FBI).www.tabloidfbi.com – 

Kamis, 5 November 2026

Bursa pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumedang periode 2026–2029 mulai memanas. Menjelang pelaksanaan konferensi yang dijadwalkan pada 23 November 2026, dinamika perebutan kursi kepemimpinan organisasi profesi wartawan tersebut semakin menarik perhatian insan pers di Kabupaten Sumedang.

Dua nama kini mencuat dalam bursa pencalonan, yakni Adang Jukardi, Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat Sumedang Raya.com, dan Azis Abdullah, Pemimpin Redaksi Kapol.id. Keduanya dikabarkan telah memenuhi persyaratan pencalonan dan siap mengikuti proses pemilihan Ketua PWI Kabupaten Sumedang untuk masa kepengurusan tiga tahun mendatang.

Di tengah berkembangnya dinamika tersebut, nama Azis Abdullah mulai disebut-sebut dalam perbincangan mengenai peta kekuatan kandidat. Bahkan, muncul rumor bahwa Azis memiliki dukungan yang cukup kuat dalam menghadapi kontestasi kali ini.

Namun, sejauh mana kebenaran rumor tersebut masih perlu dibuktikan. Pasalnya, belum ada hasil pemungutan suara ataupun data dukungan resmi yang dapat memastikan keunggulan salah satu kandidat.

20 Pemilik Hak Suara Jadi Penentu, Persaingan Semakin Menarik

Berdasarkan informasi yang disampaikan panitia konferensi, PWI Kabupaten Sumedang tercatat memiliki 32 anggota. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 20 anggota yang memiliki hak suara.

Dengan demikian, nasib kepemimpinan PWI Kabupaten Sumedang periode 2026–2029 akan ditentukan melalui pilihan 20 anggota tersebut.

Jumlah pemilih yang relatif terbatas menjadikan setiap suara memiliki arti penting. Dinamika dukungan antarkandidat pun berpotensi menjadi perhatian hingga pelaksanaan konferensi.

Persaingan ini sekaligus menjadi ujian bagi kedewasaan demokrasi internal organisasi wartawan. Pemilihan diharapkan berlangsung terbuka, demokratis, transparan, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

Panitia Pastikan Dua Bakal Calon Telah Memenuhi Persyaratan

Sekretaris Panitia Konferensi PWI Kabupaten Sumedang, Iwan Kuntjoro, saat dikonfirmasi pada Kamis (5/11/2026), menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua PWI akan ditutup pada Jumat, 6 November 2026, pukul 09.00 WIB.

Menurut Iwan, hingga Kamis malam, dua bakal calon telah mendaftarkan diri dan dinyatakan memenuhi persyaratan, yakni Adang Jukardi dan Azis Abdullah.

“Penutupan pendaftaran calon besok Jumat pukul 09.00 WIB,” ujar Iwan.

Sementara itu, Maman Koswara yang sebelumnya diketahui telah mengambil formulir pendaftaran masih belum dapat dipastikan apakah akan melanjutkan proses pencalonannya.

Pendaftaran bakal calon Ketua PWI Kabupaten Sumedang sendiri telah dibuka sejak Selasa, 3 November 2026, dan dijadwalkan berakhir Jumat, 6 November 2026.

Adapun Ketua Panitia Konferensi PWI Kabupaten Sumedang, Asep Nurdin, belum berhasil dimintai keterangan lebih lanjut. Saat dihubungi sekitar pukul 19.36 WIB, nomor telepon yang bersangkutan diketahui dalam kondisi tidak aktif.

Azis Abdullah Jadi Perbincangan, Adang Jukardi Tetap Masuk Perhitungan

Munculnya nama Azis Abdullah dalam berbagai perbincangan mengenai peta persaingan menambah dinamika menjelang konferensi.

Meski disebut-sebut memiliki peluang kuat oleh sejumlah pihak yang belum teridentifikasi secara resmi, informasi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan arah dukungan mayoritas anggota.

Di sisi lain, Adang Jukardi juga telah memenuhi persyaratan pencalonan dan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh kepercayaan para pemilik hak suara.

Persaingan kedua kandidat akan ditentukan melalui mekanisme pemilihan yang berlaku, bukan melalui rumor maupun klaim dukungan yang berkembang di luar forum konferensi.

Kursi Ketua PWI Bukan Sekadar Jabatan, Independensi dan Marwah Pers Harus Dijaga

Konferensi PWI Kabupaten Sumedang bukan hanya momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi kesempatan penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi dan menentukan arah perjuangan insan pers selama tiga tahun mendatang.

Ketua PWI terpilih diharapkan mampu memperkuat soliditas anggota, meningkatkan profesionalisme wartawan, memperjuangkan perlindungan profesi jurnalistik, serta menjaga independensi organisasi dari berbagai bentuk tekanan dan kepentingan.

Jangan sampai kontestasi kepemimpinan hanya menjadi ajang perebutan jabatan, sementara kepentingan anggota, kualitas jurnalistik, dan marwah profesi wartawan justru terabaikan.

Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PWI Sumedang mempunyai tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan organisasi, membangun komunikasi dengan seluruh anggota, dan memperkuat peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Terlebih, di tengah tantangan perkembangan media digital dan meningkatnya tuntutan profesionalisme, organisasi wartawan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan anggotanya sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

23 November 2026 Jadi Penentuan, Siapa Nahkoda Baru PWI Sumedang?

Kini, perhatian tertuju pada 20 anggota pemilik hak suara yang akan menentukan kepemimpinan PWI Kabupaten Sumedang periode 2026–2029.

Apakah Azis Abdullah mampu membuktikan rumor dukungan yang berkembang? Ataukah Adang Jukardi akan memperoleh kepercayaan mayoritas anggota? Bahkan, kemungkinan bertambahnya bakal calon masih terbuka hingga batas akhir pendaftaran.

Jawabannya akan ditentukan melalui forum konferensi pada 23 November 2026 mendatang.

Yang jelas, kepemimpinan PWI Sumedang bukan ditentukan oleh siapa yang paling ramai diperbincangkan, melainkan oleh kepercayaan anggota melalui proses pemilihan yang sah, demokratis, dan transparan.

20 suara, dua bakal calon yang telah memenuhi persyaratan, dan satu kursi ketua. Konferensi PWI Sumedang 2026 menjadi momentum penting untuk menentukan masa depan organisasi wartawan tersebut.


EDITOR: N. MUJIANTO

TABLOID FOKUS BERITA INDONESIA (FBI)

Media Cetak & Online – Aktual, Akurat, Terpercaya

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments