Ketua Bawaslu Pangandaran Sebut Pilkada 2 Paslon Rawan Konflik.
Pangandaran
www.tabloidfbi.com-Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran mengindikasikan adanya potensi konflik tinggi jika Pilkada 2024 hanya diikuti oleh dua pasangan calon.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan menyatakan, jika hanya ada dua pasangan calon dalam Pilkada Pangandaran, kemungkinan besar akan terjadi persaingan langsung yang ketat.
“Sangat rawan konflik, seperti yang terjadi pada Pilkada tahun 2020 lalu,” katanya, kemarin Jum’at 7 Juni 2024.
Meskipun belum tentu hanya ada dua pasangan calon di Pilkada 2024 ini, Bawaslu sudah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya konflik.
“Kami siap mengambil tindakan preventif sekalipun hanya ada dua pasangan,” terangnya.
Jika memang hanya ada dua pasangan calon, Iwan menekankan pentingnya menjaga suasana tetap kondusif.
“Tergantung pada kita semua, bagaimana kita menjaga agar Pilkada ini tetap aman dan damai,” tambahnya.
Menurutnya, kunci untuk menghindari konflik saat Pilkada adalah dengan menghindari nada-nada provokatif dan tindakan yang memancing kerusuhan.
“Kita harus berusaha keras untuk menjaga agar Pilkada ini berlangsung dengan aman,” tegasnya.
Bawaslu telah melakukan pemetaan potensi pelanggaran di setiap kecamatan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.
“Khususnya potensi kerawanan, sampai tingkat pengawas desa,” jelasnya.
Iwan menyebutkan bahwa Kecamatan Padaherang menjadi salah satu wilayah yang paling rawan konflik saat Pilkada, dipengaruhi oleh beberapa faktor.
“Berdasarkan pengalaman tahun 2020, Padaherang adalah kawasan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak, termasuk daerah perbatasan dan memiliki elit politik yang berpengaruh,” tandasnya.***


