Jumat, Mei 22, 2026
BerandaNASIONALPegadaian Area Manado 2 Dan APPSI Berikan Akses Modal Usaha Bagi Pedagang...

Pegadaian Area Manado 2 Dan APPSI Berikan Akses Modal Usaha Bagi Pedagang Pasar Kota Bitung Jelang Puasa Dan Lebaran

*PEGADAIAN AREA MANADO 2 DAN APPSI BERIKAN ASKES MODAL USAHA BAGI PEDAGANG PASAR KOTA BITUNG JELANG PUASA DAN LEBARAN.*

Dalam kolaborasinya, PT Pegadaian Area Manado 2 menggandeng Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Bitung menggelar Seminar UMKM dengan tema ”Membangun UMKM Yang Berlanjutan : Peran Permodalan dan Pengembangan”. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Gedung PT Pegadaian Area Manado 2 yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso No. 3, Maesa, Bitung. Kegiatan yang diikuti oleh 78 peserta juga dihadiri Pengurus APPSI Bidang Organisasi dan Sekretaris Papera Thamrin Bandu, Camat Girian Rosita Giasi, Kadep Non Gadai John Nixon Tumbel, Manajer Non Gadai Dedy Oley, Manajer Gadai Anita Agouw serta seluruh jajaran Kepala Unit Pegadaian Cabang Girian.

Dalam sambutannya, Thamrin Bandu menyampaikan Peran APPSI sebagai organisasi adalah membantu mencari Instansi/Perusahaan atau BUMN yang bisa memberikan bantuan akses permodalan dan peningkatan kompetensi masyarakat khususnya para pedagang pasar yang berada dalam wadah keanggotaan APPSI ini. Pedagang pasar saat ini menjelang puasa ramadhan dan lebaran tentunya sangat membutuhkan tambahan modal usaha untuk meningkatkan produksi dan persediaannya sehingga dengan adanya modal ini akan mampu memenuhi lonjakan permintaan barang yang dibutuhkan masyakatnya, tambah Thamrin.

Camat Girian Rosida Giasi mengatakan bahwa kehadiran Pegadaian sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya yang tinggal dan berusaha di wilayah kerjanya. Kegiatan Seminar ini dalam pandangan Rosida merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk mengedukasi dan mencerdaskan masyarakat untuk melek terhadap peran pemerintah melalui BUMN dalam pemberdayaan UMKM dengan penyaluran uang pinjaman yang murah, mudah, dan aman bagi masyarakat. Dirinya menghimbau agar masyarakat pelaku usaha khususnya pedagang pasar yang hadir sebagai peserta Seminar untuk memilih Pegadaian dengan berbagai layanan jasa keuangan dan segera meninggalkan kebiasaan menggunakan jasa pelepas uang atau rentenir yang sudan sangat meresahkan dan menambah beban pedagang pasar.
Sementara Nara Sumber Seminar, Dedy Oley Manajer Non Gadai Pegadaian Girian, menerangkan Pegadaian hadir dengan berbagai solusi alternatif pembiayaan yang mudah dan cepat untuk diakses para pedagang pasar, antara lain melalui skema gadai dan pinjaman modal usaha. Dalam paparannya Dedy menjelaskan ”masyarakat yang saat ini hanya memiliki emas perhiasaan atau batangan, bisa memanfaatkan kredit GADAI FLEXI dengan suku bunga hanya 0,07% per hari atau setara 700 rupiah untuk setiap pinjaman 1 juta atau Kredit KRASIDA yang hanya memberikan bunga mulai 1,25%/bulan dengan plafon pinjaman mulai 1 juta hingga 500 juta.”


Dedy menambahkan, ”Selain itu bagi pedagang yang memiliki jaminan kendaraan bermotor, Pegadaian memberikan kredit KREASI ULTRA MIKRO, KUPEDES dan KUR. Namun untuk KUR Supermi di Pegadaian uang pinjaman yang berikan maksimal hanya 1 juta, jika membutuhkan lebih dari itu sebaiknya pakai Kreasi UMI atau KUPEDES.”

Di sesi akhir Seminar, R Bambang Heru Subiyanto Senior Vice President PT Pegadaian Area Manado 2, menjelaskan ”Kegiatan Seminar UMKM ini merupakan salah satu strategi Pegadaian mendekatkan diri dengan para pelaku usaha untuk membentuk customer endgament and relationship, melalui peranan Pegadaian memberikan edukasi dan literasi keuangan, pendampingan dan pelatihan untuk pemberdayaan ekonomi pelaku usaha khususnya yang ada di Kota Bitung.”
Bambang mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Seminar UMKM ini yang langsung mendapatkan support dan peran serta aktif ibu Camat dan Jajaran Pengurus APPSI Kota Bitung. ( red / FBI )

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments