Minggu, Mei 24, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARPolisi Lakukan Grebek Sarang Narkoba ( GSN )Setalah Gencarnya Pemberitaan

Polisi Lakukan Grebek Sarang Narkoba ( GSN )Setalah Gencarnya Pemberitaan

Polisi lakukan Grebek Sarang Narkoba(GSN)
Setelah gencarnya pemberitaan.

Labuhanbatu FBI.www.tabloidfbi.com – Polsek Bilah Hilir melakukan giat Grebek Sarang Narkoba ( GSN) kemarin malam di Desa Kampung Bilah dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu -Sumatera Utara.

Penggrebekan dilakukan setelah gencar pemberitaan tentang peredaran narkoba di Desa Kampung Bilah, serta beberapa desa lainnya yang dikendalikan oleh Balga yang berjalan mulus tanpa hambatan seperti melintas di jalan tol.

Tindakan aparat kepolisian Polsek Bilah Hilir melakukan GSN menimbulkan tanya, benarkah giat GSN itu sebagai wujud bentuk keseriusan polisi dalan melakukan pemberantasan narkoba? Atau hak itu hanya bentuk pencitraan agar terlihat polisi serius memberantas peredaran narkoba?

Menanggapi giat GSN itu, Ketua TIPAN – RI Kabupaten Labuhanbatu Siswanto Bangun diminta tanggapannya mengatakan, GSN itu menurutnya hanya tindakan seremonial dan tidak mendapatkan nilai plus di masyarakat.

“Kalau tidak percaya silahkan tanya masyarakat banyak, apakah GSN itu dipercaya oleh masyarakat bahwa polisi serius memberantas narkoba? Saya pastikan 99 persen mengatakan tidak, mungkin hanya 1 persen yang mengatakan iya,”kata Anto.

Dengan adanya GSN yang dilakukan Polsek Bilah Hilir 2 hari lalu, lanjutnya, Agus menilai adanya indikasi “setingan” dimana terduga para pelaku kumpul dalam satu rumah.

“Kemudian dilakukan penggeledahan, ya gak ditemukan apa – apalah dalam rumah itu. Maafnya saya menilai, skenario itu sangat terbaca di masyarakat. Warga setempat pun tahu kok aktivitas mereka selama ini,”sebut Anto.

Anto menegaskan, pola kerja aparat kepolisian mau pun TNI dalam full bucket mengungkap kasus itu matang, rapi dan sistemik.

“Saya ngerti cara kerja mereka ( aparat kepolisian), bukan gresak gresuk melakukan GSN seperti itu itu mau nangkap bandar. Lalu dipublikasikan ke media melakukan GSN, seolah respon polis tinggi terhadap peredaran narkoba,”ucapnya.

Diakhir pembicaraan, Anto menyarankan kepada awak media ini tuk bertanya kepada Kapolsek Bilah Hilir, apakah Kanit Reskrimnya selama ini tidak mengetahui adanya peredaran narkoba di Desa Kampung Bilah.

“Kalau tahu kenapa selama ini bisnis narkoba dikendalikan Balga bisa berjalan mulus? Kepala Desa Kampung Bilah aja mengetahui Balga sebagai bandar di desa itu, tak mungkin kan Kanit Reskrim gak tahu! Lalu buat giat GSN, menurut saya omong kosong semua itu!,”tegas Anto Bangun.

Diketahui, setelah diekspos beberapa media online tentang peredaran narkoba di Desa Kampung Bilah oleh Balga, Dibawah komando Kanit Reskrim Rico Martin Sihombing, personel Polsek Bilah Hilir melakukan GSN di sebuah rumah milik Irul yang selama ini disebut sebut menjadi anak buah Balga.

Dalam penggerebekan, Senin ,(09/3/2026) sekira pukul 22.00 WIB didapati tiga pria dalam rumah tersebut yakni, Hadi, Leman dan Karmen alias Balga. Namun dalam penggrebekan tidak ditemukan narkoba dari ketiga orang dimaksud.

Terpisah, beberapa sekumpulan warga Desa Kampung Bilah ketika dikonfirmasi soal GSN oleh Polsek Bilah Hilir kemarin, tidak memberikan komentar serius malah mengatakan kepada awak media ini agar menonton film polisi India.

“Tahu Abang film India kan? Banyak polisinya yang bekerja sama dengan penjahat. Biasanya yang jadi banditnya pimpinan di lapangan,”jawab sumber meminta tidak ditulis namanya di pemberitaan.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Desa Kampung Bilah Beni Ismail, mengaku resah atas peredaran narkoba yang berjalan mulus dikendalikan oleh Balga di desanya.

“Kalau disebut Balga mengedarkan narkoba seperti melintas di Jalan Tol itu menurut saya benar adanya, buktinya dia tetap eksis dan melenggang bebas mengedarkan narkoba di desanya dan di desa lainnya meski berulang kali diberitakan,”sebut Benni.

Melihat realita yang ada, lanjutnya, opini buruk terbangun di publik tentang keseriusan kinerja aparatur penegak hukum dalam hal memberantas narkoba.

“Pemberitaan soal narkoba adalah informasi yang diberikan media kepada aparatur penegak hukum guna direspon aparatur penegak hukum. Bila aparatnya cuek bebek, berita tak direspon ya beginilah nyatanya, si bandar tetap eksis menjalankan peredaran narkoba,”kata Benni yang dekat dengan awak media.

Menurut Benni, polisi tidak terlalu sulit jika serius mau menangkap si bandar, sebab polisi memilik babinkamtibmas juga intel untuk mengetahui kapan dan dimana si bandar melakukan transaksi.

“Artinya Polisi jangan hanya berharap ada informasi dari warga, informan polisi harus dari dalam komplotan itu. Gak perlulah diajari, buronan pembunuhan, perampokan bisa ditangkap, masa yang dekat tak bisa ditangkap,”ujar Benni.

Benni mengakui, keresahan warganya dengan bebasnya peredaran narkoba di desanya sudah sangat meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat.

“Keresahan warga sudah kami bahas di perwiritan, dampak dari narkoba merajalela pencurian pun meningkat. Kasihan warga, mau panen sawit sudah duluan maling yang mencuri. Hampir rata – rata para pencuri sawit itu para pengguna narkoba,”terang Benni.

Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal SH, dikonfirmasi via WhatsApp messenger App Apakah Kapolsek Bilah Hilir selama ini tidak mengetahui peredaran narkoba yang dikendalikan Balga?
Bahkan ada isu bahwasanya beberapa anggota bapak diduga kongkalikong dengan nya.
Hingga berita ini tayang Kapolsek Bilahilir AKP Armen Faisal belum bersedia membalas.
(I.S.Kabiro.)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments