PANGANDARAN – Ketua DPRD kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengatakan sesuai dengan tata tertib, DPRD Kabupaten Pangandaran telah membentuk panitia khusus II untuk membahas keterangan LKPJ Bupati Pangandaran tahun 2023.
“Panitia khusus II juga merumuskan keputusan DPRD tentang rekomendasi berupa catatan strategis sebagau bahan penyusunan perencanaan pada tahun berjalan dan tahun berikutnya,” ucap Asep.
Menurutnya, seluruh pencapaian tujuan pembangunan dituangkan dalam pencapaian indikator makro pembangunan daerah.
“Ya, indikator makro tersebut meliputi indeks pembangunan manusia, angka kemiskinan, angka pengangguran, pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita, ketimpangan pendapatan (gini ratio),” jelasnya.
Menurutnya, indeks pembangunan manusia kabupaten Pangandaran pada tahun 2023 sebesar 70,57 angka ini mengalami kenaikan dari tahun 2022 Dimana IPM tahun 2022 sebesar 70,21 .
Sedangkan angka kemiskinan pada tahun2023 sebesar 8,98 angka ini mengalami penurunan dari tahun 2022 dimana angka kemiskinan tahun 2022 sebesar 9,32.
Selanjutnya angka pengangguran pada tahun 2023 sebesar 1,52, angka ini mengalami penurunan dimana angka pengangguran di tahun 2022 sebesar 1,56 .
“Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Pangandaran pada tahun 2023 tidak mengalami perubahan dari tahun 2022 yaitu sebesar 5,03,” tukasnya.(Irman)


