Jumat, April 10, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARCiamisKelompok Kerja Kepala Sekolah ( K3S) Purwadadi Ciamis Salurkan Bantuan Untuk Siswa...

Kelompok Kerja Kepala Sekolah ( K3S) Purwadadi Ciamis Salurkan Bantuan Untuk Siswa Korban Kebakaran

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Purwadadi Ciamis Salurkan Bantuan Untuk Siswa Korban Kebakaran.

Kabupaten Ciamis FBI.
www.tabloidfbi.com-Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Purwadadi menyalurkan bantuan kepada salah satu siswa SD Negeri 2 Karangpaningal Syakira Maulida warga Dusun Langgen RT 05 RW 01 Desa Karangpaningal Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis yang menjadi korban kebakaran, Kamis 28 Agustus 2025.

Taryo selaku ketua K3S menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan empati dari seluruh kepala sekolah dan korwil pendidikan di Kecamatan Purwadadi. Meski musibah kebakaran telah terjadi sejak beberapa waktu lalu, namun kepedulian dan rasa solidaritas dari sesama insan pendidikan tak mengenal kata terlambat.

“Bantuan ini jangan diliat besar ataupun kecilnya, ini sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan kami terhadap ananda Syakira yang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa K3S bukan hanya wadah koordinasi teknis antar kepala sekolah, namun juga komunitas yang bergerak bersama dalam misi kemanusiaan.

“Kegiatan ini memperlihatkan sisi lain dari dunia pendidikan bahwa para pendidik juga memiliki peran sosial yang besar dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Tidak hanya kepada peserta didik, tetapi juga kepada lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, Kebersamaan dalam menyalurkan bantuan ini menjadi bentuk konkret dari praktik nilai-nilai gotong royong dan empati yang seharusnya terus ditanamkan di sekolah. Penyaluran bantuan ini juga dilakukan langsung di lokasi bekas rumah yang terbakar. Tampak puing-puing sisa kebakaran masih tersisa, menjadi saksi bisu dari peristiwa memilukan yang dialami oleh keluarga korban. Meskipun waktu telah berlalu, luka dan kehilangan masih begitu terasa.

“Meskipun bantuan ini datang tidak secepat harapan, namun semangat dan ketulusan yang menyertainya jauh lebih berarti. Sebuah refleksi untuk semua pihak bahwa kadang kita terlambat secara waktu, tapi jangan pernah terlambat dalam rasa dan aksi,” jelasnya.

Kendati demikian, kata Taryo kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya, bahwa berbuat baik tidak harus menunggu banyak, tidak harus menunggu momen besar, dan tidak harus menunggu undangan resmi. Kepedulian bisa dilakukan kapan saja, selama hati masih peduli.

“Semoga bantuan yang diberikan menjadi penyambung harapan bagi keluarga korban, dan Syakira tetap semangat mengejar cita-cita. Sebab di balik rumah yang kini sudah menjadi puing-puing bekas kebakaran, masih ada masa depan yang bisa dibangun dengan semangat dan dukungan,” pungkasnya.

(Irmansyah)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments