Jumat, April 10, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARCiamisSistem Penerimaan Murid Baru SMPN 1 Cidolog Kabupaten Ciamis Meningkat Signifikan...

Sistem Penerimaan Murid Baru SMPN 1 Cidolog Kabupaten Ciamis Meningkat Signifikan di Tahun 2025

Kabupaten Ciamis,- Www.tabloidfbi.com,- Sistem Penerimaan Siswa Baru atau SPMB tahun ajaran 2025-2026 telah selesai, tingginya animo siswa siswi yang mendaftar ke SMPN 1 Cidolog sehingga bertambah rombel menjadi 8 dengan jumlah siswa siswi menjadi 208 peserta didik.

Kepala sekolah SMPN 1 Cidolog Sukendi mengatakan, terimaksih kepada masyarakat Cidolog atas kepercayaan nya kepada SMPN 1 Cidolog dengan meningkatnya animo peserta didik menjadi sebuah pencapaian yang baik untuk dunia pendidikan di kabupaten Ciamis, tetapi menjadi perhatian juga sebab tenaga pengajar di SMPN 1 Cidolog sangat terbatas. Rabu 6/8/2025

“Saat ini SMPN 1 Cidolog memiliki jumlah rombel 8 dan siswa siswi 208 peserta, dimana tahun pelajaran 2024 – 2025 kemarin berhasil meluluskan 32 siswa dan siswi, dan di masa SPMB tahun ajaran 2025-2026 berhasil mendapatkan 78 siswa dan siswi,” ujarnya.

Sukendi menambahkan, dengan jumlah rombel yang meningkat maka diperlukan juga tamabahan SDM tenaga pendidik atau Guru, sebab di SMPN 1 Cidolog saat ini hanya ada 6 orang ASN termasuk dengan kepsek, apalagi di bulan September nanti ada yang sudah memasuki masa purna bakti 2 orang.

“Tidak hanya tenaga pendidik saja, untuk tenaga admunistrasi juga sangat kekurangan, dimana ada 1 orang honorer yang diangkat ke dinas atau intansi lain, oleh karena itu saat ini tidak ada SDM yang menangani dalam hal pengadministrasian sekolah, karena tidak bisa mengangkat tenaga honorer baru baik guru ataupun untuk tenaga tata usaha,” jelasnya.

“Untuk tenaga guru honorer saat ini yang tersedia hanya ada 6 orang dan 1 orang penjaga sekolah, besar harapan kami kepada dinas pendidikan dan pemerintahan daerah kabupaten Ciamis bisa membantu untuk memenuhi kekurangan SDM sebagai tenaga pendidik dan Tata Usaha di tahun ajaran saat ini,” harapnya.

“Sehingga dengan memadainya tenaga pendidik dan tata usaha di sekolah kami, para siswa dan siswi bisa menerima materi pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas dalam upaya untuk mewujudkan generasi hebat menuju Indonesia emas,” imbuhnya.

Terpisah, kepalan Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Aris Gunanto, M.Pd. Si. mengatakan, untuk penambahan tenaga pendidik yang masuk ke dapodik saat ini belum bisa dilakukan, sebab pemerintah masih membuat pemetaan guru, sebab jika berbicara kewajiban seorang guru p3k atau ASN itu tidak sebatas 24 JP saja dalam satu minggu tetapi bisa dimaksimalkan menjadi 40jp dalam satu minggu.

“Maka dari aturan tersebut perlu dilakukan hitung hitungan antara jumlah tenaga pendidik yang ada di sekolah tersebut dengan rombel nya, jika sebelumnya sudah memenuhi 24jp dan saat ini bertambah 2 rombel, maka secara hitung-hitungan para tenaga pendidik itu hanya bertambah sekitar 10jp dan itu masih sangat wajar dalam seminggu, karena itu menjadi kewajiban juga bagi para ASn maupun p3k sesuai dengan gaji yang diterimanya,” paparnya.

“Untuk tenaga tata usaha, saat ini dirasa sangat sulit untuk mengangkat honorer, tetapi jika ada SDM yang mau mengabdi ke pendidikan dan membantu berjalan nya roda pendidikan yang baik, sekolah bisa bekerja sama secara personal dengan dihitung kemampuan bayar sekolah tersebut tanpa ada jaminan untuk pengangkatan menjadi p3k atau bahkan ASN, sebab untuk masuk ke dapodik saja saat ini tidak mungkin,” tukasnya.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments