Kabupaten Ciamis FBI –Www.tabloidfbi.com,- Salah satu kebijakan yang diambil oleh pemda Ciamis untuk meningkatkan pendapatan daerah adalah mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah, termasuk Perumda BPR Galuh Ciamis, untuk meningkatkan kontribusi secara signifikan terhadap pendapatan daerah, Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat sosial poltik, kebijakan dan ekonomi Endin Lidinillah. Kamis 5/9/2024
Endin juga menambahkan, tetapi pada tataran implementasi, kebijakan itu tidak berjalan baik, Indikatornya antara lain berdasarkan publikasi dari OJK, jumlah laba (rugi) pada triwulan 1 tahun 2024 hanya 83 jutaan.
“Kenapa hal ini terjadi? Ada beberap konklusi yang bisa diajukan sebagai jawaban,” ucapnya.
“Diantaranya, pimpinan organ Pemda yang mempunyai tupoksi terkait Perumda BPR Galuh, salah satunya Bagian Ekonomi Setda, tidak mempunyai kapabilitas untuk menerjemahkan kebijkan yang diambil oleh pemda Ciamis dalam meningkatkan pendapatan daerah dengan strategi mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah dalam upaya meningkatkan kontribusi secara signifikan terhadap pendapatan daerah sebagaimana diamantkan dalam Perda Ciamis Nomor 12 Tahun 2024,” ujarnya.
“Struktur Direksi Perumda BPR yang pincang, Sampai saat ini BPR hanya dipimpin direktur utama, padahal menurut pasal 32 Perda Ciamis 1 tahun 2021 tentang Perumda BPR Galuh Ciamis, Jumlah anggota Direksi paling sedikit 2 orang, Tentu hal ini akan mempengaruhi kinerja BPR secara keseluruhan,” paparnya.
“Celakanya, Kebijakan Pemda Ciamis , include Bagian Ekonomi Setda, tidak jelas. Padahal berdasarkan Surat Edaran OJK Nomor 39 /Seojk.03/2016, skema pengisian itu biasa diambil opsi yang mudah,” imbuhnya.
“Masih banyak jawaban lain yang bisa diberikan. Tetapi dengan 2 jawaban di atas, sebaiknya Pimpinan OPD yang berkaitan dengan pendapatan daerah bersama- sama Sekda segera melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan Bagian Ekonomi Setda dan pimpinan BPR Galuh,” jelasnya.
“Karena kalau hal ini dibiarkan tanpa solusi, target PAD Ciamis tidak akan tercapai dan pembangunan Ciamis pun akan terus mengemis pendanaan transfer dari pemerintah pusat, padahal visi Ciamis salah satunya kemandirian ekonomi,” pungkasnya.


