Senin, April 13, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARCiamisKemeriahan Hari Kemerdekaan RI Tidak Begitu Terasa Di Wilayah Kelurahan Yang Ada...

Kemeriahan Hari Kemerdekaan RI Tidak Begitu Terasa Di Wilayah Kelurahan Yang Ada Di Kabupaten Ciamis.

Kabupaten Ciamis,- Www.tabloidfbi.com,- Menjadi sebuah budaya yang tak lekang oleh waktu, dimana dalam memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia selalu diwarnai dengan hal hal yang unik dan menarik, baik itu kegiatan maupun ornamen ornamen yang ditampilkan dalam menghias wilayah nya.

17 Agustus Tahun 1945 merupakan hari yang sangat bersejarah untuk Republik Indonesia, dimana tepat hari dan tanggal tersebut merupakan awal dari kedaulatan negara berlambang garuda dengan bendera merah putih nya.

Sayogya nya, moment bersejarah tersebut dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dari sabang sampai merauke, tetapi sayang di Kabupaten Ciamis ada ketimpangan antara wilayah teritorial Desa dan Kelurahan, hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya. Minggu 4/8/2024

“Kalau dilihat dari kegiatan jelas di Desa nuansanya lebih ramai dan meriah di bandingkan dengan di kelurahan, mungkin karena di Desa dengan disokong anggaran yang mereka miliki, berbeda dengan kelurahan yang tidak memiliki anggaran seperti di Desa Desa sehingga kalah meriah,” ujarnya.

“Sebagai masyarakat yang ada di wilayah pemerintahan Kelurahan, perbedaan itu jelas menjadikan adanya rasa iri, padahal secara hakikatnya kita sama sama sebagai masyarakat kabupaten Ciamis dan Indonesia,” ucapnya.

“Bahkan dalam upacara kemerdekaan pun, untuk wilayah kelurahan terhitung sepi, karena lurah itu seorang ASN dan perangkat beserta staf pun seorang ASN sehingga di wajibkan untuk upacara di lingkup Kabupaten, berbeda dengan Desa yang langsung di pimpin oleh kepala desa nya masing-masing,” jelasnya.

“Sebagai masyarkat Ciamis tentunya sangat menginginkan moment tersebut dirasakan juga oleh kami warga masyarakat yang berada di bawah teritorial pemerintahan kelurahan yang ada di Kabupaten Ciamis,” imbuhnya.

“Mungkin sedikit saran dari kami sebaiknya kembalikan saja kelurahan kita menjadi Desa kembali, atau sebaiknya melakukan pemekaran kelurahan, seperti Kelurahan Ciamis yang di rasa terlalu luas ada sekitar 35 RW mungkin jika dibagi menjadi 3 wilayah juga masih memadai, apalagi dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki, jelas sangat berat dalam penerapan, pembinaan dan pengawasan nya,” paparnya.

“Setau saya anggaran untuk Kelurahan Ciamis itu Rp. 140.000.000,- untuk setiap tahunnya, kebayang dong anggaran segitu dibagi untuk 35 RW, sedangkan setiap kegiatan di setiap RW itu hampir sama, belum lagi anggaran untuk operasional kantornya, maka dari itu akan sulit sekali untuk melaksanakan kemeriahan kemeriahan di moment kemerdekaan ini, hanya mengandalkan dari donasi para agnia yang ada di wilayah itu hanya se adanya,” tambahnya.

“Tidak menjadi sebuah keharusan untuk pemerintah daerah Kabupaten Ciamis dalam mewujudkan keinginan kami sebagai warga kelurahan, tetapi beri kami kebahagiaan dalam merasakan kemeriahan dengan semarak 17 an yang merata di semua wilayah, baik itu di Desa maupun di Kelurahan, semuanya itu semata-mata untuk kemajuan Ciamis dan untuk Indonesia tercinta,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments