Selasa, April 7, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARCiamisTarian, Nyanyian Dan Iringan Musik Jadi Sajian Keindahan Seni Dalam Berdakwah

Tarian, Nyanyian Dan Iringan Musik Jadi Sajian Keindahan Seni Dalam Berdakwah

Kabupaten Ciamis,- Www.tabloidfbi.com,- Panggung pertunjukan Tarian, Nyanyian dan Iringan musik adalah penggunaan seni sebagai alat untuk menyampaikan pesan kebaikan dan dakwah dalam mempengaruhi masyarakat, banyak jenis seni yang biasa digunakan untuk berdakwah.

Tokoh Agama Asal Ciamis sekaligus pimpinan ponpes Darussalam Fadil Yani Ainusyamsi atau Ang Icep mengatakan, banyak jenis kesenian yang bisa digunakan dalam berdakwah, seperti menggunakan musik sebagai alat untuk menyampaikan pesan keagamaan melalui nasyid dan qasidah. Rabu 2/4/2025

“Ada juga seni tarian sebagai alat untuk menyampaikan pesan dakwah, seperti tari religi, ada seni Teater, Lukis dan Sastra,” ucapnya.

Tujuan seni dalam dakwah itu untuk menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat melalui seni, mempengaruhi masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Contoh seni dalam dakwah yang biasa digunakan itu diantaranya nasyid, di mana nasyid merupakan seni musik yang digunakan dalam menyampaikan pesan keagamaan, seni Teater juga biasa digunakan untuk menyampaikan pesan kebaikan melalui sajian seni peran aktris dan aktornya,” ungkapnya.

Kesenian dalam bentuk Lukisan juga bisa digunakan untuk menyampaikan pesan dakwah dengan ilustrasi lukisan yang menggambarkan pesan kebaikan tentang keagamaan, bahkan puisi juga merupakan seni sastra yang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan dakwah.

“Ada beberapa tips dalam penggunaan seni dengan tujuan dakwah agar mudah diterima dan di pahami oleh masyarakat, seperti pahami terlebih dahulu tujuan dari dakwah tersebut dan seni sebagai alat untuk mencapainya,” imbuhnya.

“Kita juga harus pandai dan tau dalam menggunakan seni yang tepat untuk menyampaikan pesan kebaikan tersebut, agar pesan keagamaannya bisa diterima dan dipahami dengan mudah oleh masyarakat dan penonton pertunjukan, jangan sampai ada kesalahan dalam memilih dan menggunakan seni dalam dakwah, sebab ditakutkan penggunaan kesenianya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai ke Islaman,” jelasnya.

“Dakwah dengan menggunakan seni juga menjadi tradisi para Wali dan para Sufi terdahualu, seperti konser Al-Sama’ dan Farahfaza yang lebih menampilkan energi semesta, semisal terapi musik sufistik dan kreasi musik spiritual,” tukasnya. ( taufik )

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments