Guru Penggerak Harus Siap Menjadi Agen Perubahan.
Pangandaran FBI
www.tabloidfbi.com-Para guru menyadari bahwa keikutsertaan mereka dalam program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) bukan sebatas untuk mendapatkan sertifikat.
Setiap guru penggerak nantinya harus bisa membuktikan bahwa program Pendidikan Guru Penggerak telah memberikan mereka sebuah paradigma baru untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik.
Dikatakan Nia Kurniawati Kasi ketenagaan bidang SD Disdikpora Pangandaran bahwa kegiatan desiminasi budaya positif di SDN 2 Sukamaju kemarin yang di prakarsai oleh Herdhianto itu adalah salah satu dari program calon guru penggerak angkatan 9 yang saat ini tengah menempuh pendidikan.
“Jadi kegiatan tersebut merupakan tugas untuk memenuhi salah satu target dalam program sekolah penggerak,” kata Nia saat dihubungi via Whatsapp Sabtu (28/10/2023).
Ia mengatakan, memang calon guru penggerak ini terus dibimbing dan diberikan ilmu berbagai hal terutama digitalisasi.
“Sekarang jamannya era digital sehingga ketika mereka sudah mulai menerapkan, bisa saling berbagi dengan rekan-rekannya dalam praktik disekolahnya masing masing,” ujarnya.
Menurutnya, kata Dia, program guru penggerak itu salah satu program yang di dalamnya dipersiapkan untuk seluruh guru agar mereka siap menjadi agen perubahan sehingga tentu budaya positif yang mereka dapatkan bisa di imbaskan ke guru guru yang lain.
Senada dikatakan Kepala Sekolah SDN 2 Sumakaju Uning Hazanah bahwa dengan adanya calon guru pengerak disekolah merasa terbantu apalagi tentang pembelajaran kurikulum merdeka yang sekarang sudah diterapkan di kls 1 dan 4.
“Mereka (siswa) semakin aktif, kreatif dan inovatif, saya sebagai Kepala Sekolah sangat mendukung sekali beberapa guru disini yang ikut calon guru penggerak, semoga Meraka lulus dan mendapatkan hasil yang terbaik,” ucapnya.
Penulis ; Irmansyah.


