Senin, September 28, 2026
BerandaFOKUS BERITA JABARSumedangKlarifikasi Resmi: Oknum Mengaku dari “FBI” Bukan Wartawan Media Fokus Berita Indonesia

Klarifikasi Resmi: Oknum Mengaku dari “FBI” Bukan Wartawan Media Fokus Berita Indonesia

Klarifikasi Resmi: Oknum Mengaku dari “FBI” Bukan Wartawan Media Fokus Berita Indonesia

SUMEDANG FBI.www.tabloidfbi.com — Senin,28/9/2026  Menyikapi beredarnya informasi yang viral di media sosial, termasuk melalui akun “Ayo Bandung”, terkait adanya pihak yang mengaku sebagai bagian dari “FBI”, pihak Media Fokus Berita Indonesia (FBI) menyampaikan klarifikasi resmi guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Pimpinan Media Fokus Berita Indonesia, H. Nono Mujianto, menegaskan bahwa individu yang mengaku sebagai wartawan FBI tersebut bukan bagian dari redaksi yang dipimpinnya. Penegasan ini didasarkan pada tidak tercantumnya nama yang bersangkutan dalam box redaksi serta tidak dikenali oleh jajaran manajemen media.

“Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukan wartawan Media Fokus Berita Indonesia. Namanya tidak ada dalam struktur redaksi dan tidak terdaftar secara resmi,” ujarnya.

Sementara itu, Oesep Sarwat, S.Pd.I, selaku Kepala Biro Sumedang Media Fokus Berita Indonesia, menyampaikan bahwa kemungkinan besar terjadi kesamaan penggunaan singkatan “FBI” dengan lembaga atau organisasi lain.

“Bisa saja yang bersangkutan berasal dari lembaga lain yang memiliki singkatan serupa. Karena memang ‘FBI’ tidak hanya digunakan oleh satu institusi saja,” jelas Oesep.

Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman pribadinya, dirinya pernah bergabung dengan salah satu organisasi kemasyarakatan yang juga menggunakan singkatan “FBI”, meskipun dalam waktu yang relatif singkat.

“Sekitar satu tahun lalu, kami juga pernah berpapasan dengan kendaraan yang menggunakan stiker bertuliskan ‘FBI’. Namun setelah dilihat lebih dekat, ternyata bukan dari Media Fokus Berita Indonesia, hanya kebetulan memiliki singkatan yang sama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Oesep menegaskan bahwa setiap wartawan resmi Media Fokus Berita Indonesia dibekali dengan identitas yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan, yakni Kartu Tanda Anggota (KTA), surat tugas, serta tercantum dalam box redaksi sebagai bentuk legalitas dan akuntabilitas kerja jurnalistik.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar lebih teliti dan tidak mudah percaya apabila menemukan atau berinteraksi dengan pihak yang mengaku sebagai wartawan dari “FBI”.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan identitas yang bersangkutan, apakah benar tercatat sebagai wartawan kami atau bukan,” tegasnya.

Sebagai penegasan akhir, pihak Media Fokus Berita Indonesia menyatakan bahwa individu yang saat ini beredar dan mengaku sebagai bagian dari “FBI” tersebut bukan wartawan Media Fokus Berita Indonesia, melainkan kemungkinan berasal dari lembaga lain yang memiliki kesamaan singkatan.

“Kami tegaskan, itu bukan wartawan kami, melainkan ‘FBI’ yang berbeda. Masyarakat diminta tidak salah memahami dan tetap melakukan pengecekan identitas,” pungkas Oesep Sarwat.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments