Kabupaten Ciamis,- Www.tabloidfbi.com,- Sekolah Maung yang digagas langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mampu diimpelmentasikan dengan baik oleh SMAN 1 Ciamis, dimana SMAN 1 Ciamis terpilih menjadi pilot project untuk menjadi kiblat dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis menajdi sekolah Maung.
Staf Humas SMAN 1 Ciamis Bani menyampaikan, 4 bulan berjalan proses belajar mengajar sekolah maung di SMAN 1 Ciamis berjalan sangat baik, dimana siswa dan siswi mampu menjalankan program dari sekolah maung tersenut dengan sangat baik, kolaborasi sekolah dengan wali murid dan orang tua menjadi kuncinya. Senin 5/10/2026
“Menjadi satu-satunya sekolah maung di kabupaten Ciamis menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami selaku insan pendidik yang ada di lingkup SMAN 1 Ciamis,” ungkapnya.
Bani menambahkan, melalui seleksi yang sangat ketat akhirnya kami medapatkan 280 siswa dan siswi terbaik untuk masuk menjadi peserta didik di sekolah Maung SMAN 1 Ciamis dari berbagai prestasi anak, baik itu nilai raport, seni dan olahraga.
“Dengan padatnya program kegiatan di sekolah maung ini menjadi tantangan berat kami dan anak-anak, tetapi dengan kolaborasi yang baik dengan para orang tua semua program bisa dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Dikatakan Bani, dengan menjadi sekolah maung banyak seklai nilai plus bagi siswa dan siswi yang dapat dilihat dan dirasakan oleh kami, dimana mereka lebih aktif dalam belajar, para siswa lah yang menanyakan kapan belajar ini kapa belajar itu, sehingga para guru mendapat suntikan semangat dalam mengajar dengan melihat antusias yang sangat tinggi dalam belajar yang diperlihatkan oleh para siswa sekolah maung.
“Terbukti, mereka mampu memberikan prestasi bagi sekolah dengan mampu bersaing dalam kejuaraan-kejuaraan akademik yang diadakan oleh beberapa universitas perguruan tinggi di Indonesia, skalanya umum tetapi baru kelas 10 saja bisa bersangkutan dengan siswa dan siswi kelas q1 dan 12 dari sekolah lain,” jelasnya.
Anggaran Biaya Masih Menjadi HambatanÂ
Dengan menjadi sekolah maung ada perbedaan jam belajar dan mengajar, dimana para siswa dari hari senin s/d sabtu full kegiatan belajar, dimana khusus di hari sabtu mereka ada jam pembelajaran latihan dasar kepemimpinan sesuai dengan bakat dan minat mereka.
“Kegiatan yang tadinya padat menjadi semakin padat dengan bertransformainya menjadi sekolah maung, tetapi anggaran biaya menjadi hambatan terbesar saat ini, dimana padatnya program kegiatan sekolah harus diimbangi dengan anggaran biaya juga,” terangnya.
Seperti kita ketahui bersama, sekolah maung itu bukan diperuntukan untuk masyarakat yang mampu dalam hal ekonomi, tetapi untuk anak-anak yang mampu dan mau berprestasi dalam bidang sesuai dengan bakat dan minatnya, sehingga anak dari seorang buruh saja bisa masuk sekolah maung asalkan memiliki prestasi dalam bidang akademik, seni dan olahraga.
“Tetapi tantangan itu menjadi sebuah imun dan vitamin bagi kami insan pendidik di SMAN 1 Ciamis untuk bisa bersama-sama menanggulanginya, banyak hal yang sudah kami lakukan dengan membentuk paguyuban khusus orang tua kelas maung dan berkolaborasi dengan pihak ke-3 untuk menjadi sponsor sebuah event gagasan para anak-anak maung tersebut,” imbuhnya.
“Sehingga, dari itu semua perlu kolaborasi yang harmonis dengan semua insan pendidikan, orang tua, wali dan masyarakat agar apa yang menajdi gagasan dari sekolah maung tersebut bisa terwujud demi generasi emas dan unggul di masa yang akan datang,” harapnya.
“Semoga anak-anak unggulan ini bisa senantiasa menjalankan semua program yang sudah direncanakan oleh pihak pendidik, sehingga mereka tidak hanya mampu bersaing secara tekhnik dan akademik saja, tetapi mereka juga mampu mengembangkan bakat dan minatnya yang tidak hanya bermanfaat bagi pribadi saja, tetapi untuk tim dan masyarakat umum,” paparnya.
“Seperti hal nya mereka yang berprestasi dalam budaya olahraga, tidak hanya mengasah tehnik bermain nya saja, tetapi mereka juga mendapatkan pembelajaran menjadi seorang pelatih maupun menjadi seorang wasit, yaitu melalui pembelajaran latihan dasar kepemimpinan yang mereka laksanakan di sekolah Maung SMAN 1 Ciamis,” pungkasnya.


