Selasa, Februari 11, 2025
BerandaFOKUS BERITA JABARPangandaranLama Terisolir Kini Warga Dusun Pamuntuan Sidamulih Miliki Jembatan Penghubung

Lama Terisolir Kini Warga Dusun Pamuntuan Sidamulih Miliki Jembatan Penghubung

Lama Terisolir, Kini Warga Dusun Pamuntuan Sidamulih Miliki Jembatan Penghubung.

Pangandaran
Www.tabloidfbi.com
Bertahun-tahun terisolir oleh aliran, Dusun Pamuntuan, Kecamatan Sidamulih kini sudah dapat terhubung dengan dusun-dusun lainya.

Secara resmi, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata meresmikan jembatan Pamuntuan yang menghubungkan dua kampung di satu dusun.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyebut dengan adanya jembatan tersebut tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan pendidikan warga yang selama ini terisolir oleh sungai.

Menurutnya, jembatan tersebut sebetulnya berada di jalan perkampungan sehingga pembangunanya ada di pemerintahan desa. Namun demikian pemerintah daerah membantu untuk membangun jembatan tersebut.

“Sebenarnya ini jalan perkampungan, tapi pemerintah daerah membantu untuk membangun jembatan agar pendidikan dan perekonomian warga di Dusun Pamuntuan Desa Kersaratu bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Kedepan pemerintah daerah juga akan membantu untuk membangun jalan sekitar beberapa ratus meter akses menuju menuju jembatan.

“Nanti kita akan bantu juga untuk membangun jalan tersebut,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin.H.M.M mengatakan, jembatan Pamuntuan Desa Kersaratu merupakan penghubung antara pemukiman dengan wilayah perhutanan dan perkebunan.

“Jembatan ini adalah jembatan ekonomi, nanti tahun 2024 kita bangun jalannya,” katanya.

Sehingga diharapkan dengan dibangunnya jembatan tersebut perekonomian warga masyarakat Dusun Pamuntuan bisa meningkat terutama di sektor pertanian.

Camat Sidamulih Megi Parlumi mengatakan, di Dusun Pamuntuan terdapat dua perkampungan yang hampir sepuluh tahun terisolir karena adanya aliran sungai.

“Ada 5 RT dengan jumlah warga 30 KK, warga kerap terisolir ketika musim penghujan karena air sungai meluap,” jelasnya.

Menurutnya, anak-anak terpaksa meliburkan diri tidak berangkat ke sekolah karena sungai yang tidak bisa dilewati karena meluap.

“Aktivitas warga juga menjadi terganggu sehingga lebih memilih berdiam diri di rumahnya hingga air sungai kembali surut dan dapat dilalui,” ujarnya.

Megi mengatakan, dengan dibangunnya jembatan bisa berdampak pada peningkatan pendidikan serta perekonomian warga setempat.

“Atas nama masyarakat, khususnya warga di Dusun Pamuntuan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membantu dalam pembangunan jembatan yang menghubungkan dua perkampungan yang sudah 9 tahun terisolir,” tukasnya.
(Irmansyah)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments